Selamat datang di situs resmi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

INFO PERKARA PIDANA KHUSUS




Nomor Perkara : PRIN-283/O.1/Fd.1/02/2014
Wilayah Hukum : KEJAKSAAN NEGERI JAKARTA SELATAN
Kasus Posisi : Pada pengadaan Light Trap di Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2014 masuk tahap Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing) pada tanggal 24 September 2012, terdapat sanggahan dari PT Paramitra Multi Prakarsa atas pemenang lelang tersebut. Atas dasar Surat Pengaduan PT Paramitra Multi Prakarsa maka Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian RI melakukan Audit Investigatif atas proses Pengadaan Bantuan Sarana Light Trap untuk pengamatan OPT Tanaman Padi paket 1-7 pada Ditjen Tanaman Pangan. Setelah uang muka pekerjaan 20% dicairkan, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian menerbitkan Laporan Hasil Audit Investigatif dengan kesimpulan bahwa pengaduan PT Paramitra Multi Prakarsa terbukti dan berpotensi merugikan keuangan negara. Atas laporan Hasil Audit investgatif tersebut Menteri Pertanian selaku PA memberikan Disposisi kepada Tersangka selaku Dijen Tanaman Pangan yang berbunyi: ???harap diselesaikan sesuai aturan dan tidak ada kerugian keuangan negara???. Maka Tersangka Udhoro Kasih Anggoro selaku Direktur Jenderal Tanaman Pangan. Menindak lanjuti disposisi, melalui saksi Agung Wradsongko menerbitkan undangan rapat untuk rapat pada tanggal 28 Nopember 2012 dan rapat yang dipimpin oleh Tersangka Udhoro Kasih Anggoro selaku Dirjen Tanaman Pangan dihadiri antara lain Saksi Agung Wradsongko (PPK), saksi Erma Budiyanto (Direktur Pelindungan), saksi Alimin Sola (Kepala ULP), saksi Aziz Hidayat (Inspektur Jenderal), Direktur CV Hanindra Karya, Direktur PT. Andalan Mitra Persada, Direktur CV Prima Sejahtera, Direktur PT Purna Dharma Perdana, Direktur PT Farsindo Danatama dengan hasil rapat adalah PPK mengusulkan perubahan paket pekerjaan kepada PA/KPA untuk ditetapkan atau ULP/Pejabat Pengadaan mengusulkan perubahan paket pekerjaan melalui PPK untuk ditetapkan PA/KPA. Selanjutnya Tersangka Udhoro Kasih Anggoro menyampaikan Notulen Rapat kepada Menteri Pertanian RI, dan menyampaikan Laporan Penyelesaian Hasil Audit Investigasi Pengadaan Light Trap kepada PA yang seolah-olah berisi akan dilakukan pemutusan kontrak secara sepihak kepada seluruh penyedia barang (7 paket) pelaksanaan pengadaan Light Trap. Selain itu, tersangka Udhoro Kasih Anggoro telah mengendalikan dan menyetujui pelaksanaan rapat antara pihak direktorat jenderal tanaman pangan dengan pihak pabrikan dan penyedia barang dengan menyepakati pelaksanaan 7 (paket) pekerjaan pengadaan Light Trap akan dilanjutkan dengan melakukan adendum kontrak. Hasil rapat terbitlah disposisi Menteri Pertanian No. 843/RHS tanggal 14 Desember 2012 yang ditandatangani oleh Tersangka Udhoro Kasih Anggoro yang berbunyi ???Putuskan segera sesuai aturan oleh Saudara selaku KPA dengan memperhatikan masukan BPKP dan LKPP. Namun demikian dengan mengabaikan disposisi Menteri Pertanian R.I. tersebut, Saksi Agung Wradsongko atas sepengetahuan Tersangka Udhoro Kasih Anggoro dan Saksi Erma Budiyanto, tetap melanjutkan pelaksanaan kontrak pekerjaan 7 (tujuh) paket pengadaan Light Trap, dengan menandatangani addendum kontrak tertanggal 14 Desember 2012 bersama Penyedia Barang. Selanjutnya dengan telah diterbitkannya SPP tersebut dan atas jaminan Saksi Agung Wradsongko dan Tersangka Udhoro Kasih Anggoro akan menerbitkan BAST dan BAPP pada masa akhir kontrak. Setelah dana 100% diterima para penyedia barang, dengan maksud agar tidak dilakukan klaim atas jaminan garansi bank, maka Saksi Agung Wradsongko menerbitkan Berita Acara Serah Terima (BAST) tanggal 28 Desember 2012 dan Tersangka Udhoro Kasih Anggoro menerbitkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan tanggal 28 Desember 2012 yang menyatakan seolah-olah pekerjaan telah selesai 100%. Perbuatan tersangka tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 33.957.254.678,00 (tiga puluh tiga milyar sembilan ratus lima puluh tujuh juta dua ratus lima puluh empat ribu enam ratus tujuh puluh delapan rupiah) sebagaimana Laporan dari BPKP perwakilan Provinsi DKIJakarta Nomor : SR-44/PW09/5/2014 tanggal 14 Februari 2014 perihal Laporan Hasil Audit dalam rangka Penghitungan Kerugian Keuangan Negara
JPU : LUKIMANTO|230018311|Jaksa Fungsional|IV/b (Jaksa Utama Pratama)#,SERRY M SENASWARI|230022215|Jaksa Fungsional|IV/a (Jaksa Madya)#,ROLAND SYARIFUDIN HUTAHEAN|230022777|Jaksa Fungsional|IV/a (Jaksa Madya)#,ALFONSIUS GEBHARD LOE MAU|230025325|Jaksa Fungsional|IV/a (Jaksa Madya)#,FAJAR SUKRISTYAWAN|230026691|Kepala Sub Bagian|IV/a (Jaksa Madya)#,HANAFI KAUSAR|230031278|Kepala Sub Seksi|III/d (Jaksa Muda)#
Surat Dakwaan :
Terdakwa: UDHORO KASIH ANGGORO|Magetan|01-01-1970|45|LAKI-LAKI|Indonesia|Griya Tugu Asri, Blok C6, No.18, Rt.03/Rw.019, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok|PNS|ISLAM|SARJANA(S1);
Pasal yang dilanggar : Pasal 2, Pasal 3 UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP;
Isi Tuntutan :
Amar Putusan : -;
Status : TAHAP PENUNTUTAN;
Tanggal Eksekusi :