Selamat datang di situs resmi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

Program Percepatan/ Quick Wins




Program quick wins merupakan progam yang mengawali proses reformasi birokrasi. Hasil akhir atau keluaran dari program ini adalah perbaikan bisnis proses dari produk utama Kejaksaan.

Program ini ditujukan untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat (public trust building) terhadap Kejaksaan. Karena itu program yang dipilih adalah program yang memiliki daya ungkit (key leverage) yang terkait dengan perbaikan produk utama (core business) suatu lembaga. Hasil perubahan dalam program percepatan ini dapat dengan mudah terlihat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pencari keadilan.
Mengingat tugas utama Kejaksaan adalah di bidang penuntutan dan penanganan perkara maka program quick wins yang akan dilaksanakan oleh Kejaksaan adalah :
  1. Percepatan penanganan perkara dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam penegakan hukum
  2. Penerapan Sistem Teknologi Informasi (on line) Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi (mulai dari proses Penyelidikan sampai Eksekusi, jumlah kasus korupsi, pengembalian kerugian negara, tanggal dan nomor bukti setoran ke kas negara, dll.)
  3. Penerapan Sistem Teknologi Informasi (on line) dalam Pengelolaan Pengaduan Jaksa yang terkena hukuman disiplin;
  4. Pengembangan (up dating) website Kejaksaan Rl sehingga masyarakat dapat mengakses informasi penanganan perkara dan pengaduan masyarakat
Langkah-langkah Pelaksanaan Quick Wins
  1. Pembenahan SOP penanganan perkara Pidsus dan Pidum, serta laporan masyarakat
  2. Pembenahan sistem informasi penanganan perkara Pidsus dan Pidum, serta laporan masyarakat
  3. Pembenahan website Kejaksaan
  4. Penerapan SOP baru dalam penanganan perkara Pidum, Pidsus dan laporan masyarakat. (percepatan dalam hal waktu penanganan perkara dan kedisiplinan terhadap prosedur)


Sasaran Pencapaian Quick Wins


Identifikasi Masalah

 

PROGRAM KERJA QUICK WINS

Program Jangka Pendek (satu tahun atau kurang dari satu tahun):
  • Penetapan Kebijakan Strategis Penanganan Perkara Pidana Umum dan Pidana Khusus
  • Pengembangan Website Kejaksaan
  • Pengembangan fasilitas pengaduan masyarakat melalui Website Kejaksaan R.I.
 
Program Jangka Menengah (satu sampai dua tahun) dalam bentuk kegiatan :
  •  Implementasi kebijakan strategis tentang percepatan penanganan perkara Pidana Umum dan Pidana Khusus pada ke-empat
     satuan kerja pilot project
  •  Pembenahan infrastruktur SIMKARI pada ke-empat satuan kerja pilot project dalam upaya mendukung sistem online proses
     percepatan penanganan perkara Pidana Umum dan Pidana Khusus
  •  Pembenahan infrastruktur SIMKARI pada ke-empat satuan kerja pilot project dalam upaya mendukung sistem online 
          penanganan pengaduan masyarakat.
 
Program Jangka Panjang (lebih dari dua tahun) dalam bentuk kegiatan :
  •  Pembenahan infrastruktur SIMKARI pada seluruh unit kerja Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia dalam
    upaya mendukung sistem online proses percepatan penanganan perkara Pidana Umum dan Pidana Khusus
  •  Pembenahan infrastruktur SIMKARI pada seluruh unit kerja Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia dalam
    upaya mendukung sistem online penanganan pengaduan masyarakat
  • Menetapkan Standar Operasi dan Prosedur (SOP) sistem aplikasi SIMKARI
  • Melaksanakan entri data melalui aplikasi SIMKARI secara serentak di seluruh Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri
  • Penetapan dan pelaksanaan program percepatan dan optimalisasi yang tidak hanya meliputi Pidum, Pidsus, dan Pengawasan
    akan tetapi Pengembangan dilakukan pada :
  1. Perdata dan Tata Usaha Negara
  2. Intelijen
  3. Pembinaan


Tujuan Akhir (Goals) Quick Wins


Penetapan Satker Sebagai Pilot Project Quick Wins

 

Pembelajaran (Lesson Learned) Penerapan Quick Wins di Empat Pilot Project
 
1.      Tingkat keberhasilan penerapan di ke-empat pilot project tidak merata
2.      Diperlukan sarana dan prasarana penunjang yang cukup (anggaran, infrastruktur)
3.      Diperlukan tim yang di dedikasikan khusus untuk penerapan Quick Wins
4.      Diperlukan komitmen yang kuat dari pimpinan pilot project
5.      Pimpinan pilor project harus memimpin langsung penerapan QW di unit kerjanya
6.      Pimpinan pilot project harus terus menerus memonitor perkembangan implementasi Quick Wins di unit kerjanya
7.      Diperlukan sosialisasi berkesinambungan terhadap penerapan QW di setiap satuan kerja percontohan
8.      Diperlukan partisipasi dari semua Jaksa dan staff di setiap satuan kerja percontohan
9.      Diperlukan tata kelola penerapan program berupa SOP/ Juklak/ Juknis implementasi program
10. Diperlukan sosialisasi/ komunikasi berkesinambungan untuk semua Jaksa/ staf di unit kerja percontohan
11. Evaluasi berkala untuk membantu penerapan Perja percepatan penanganan perkara secara optimal

IMPLEMENTASI QUICK WINS KEJAKSAAN NEGERI JAKARTA SELATAN
  • Sejak tahun akhir 2008 telah menerapkan sistem komputerisasi dalam penanganan perkara terutama Perkara Pidana Umum.
  • Hingga saat ini Kejari Jaksel telah memiliki Aplikasi inventarisasi berkas perkara (mulai dari SPDP dikeluarkan hingga perkara incrach), Aplikasi barang bukti, dan Aplikasi penuntutan
  • Penerapan komputerisasi penanganan perkara ini telah dirakan sangat membantu Kajari dalam menonitor perkembangan penanganan perkara dalam waktu cepat
  • Aplikasi yang telah dikembangkan di Kejari Jaksel sangat mendukung pengaplikasian data SIMKARI yang terpusat di Kejaksaan Agung RI

Untuk menunjang Pelayanan Prima dan menampilkan kinerja Kejaksaan dalam Penanganan perkara, Kejari Jaksel mengembangkan website sendiri www.kejari-jaksel.go.id yang menampilkan info perkara, berita2 persidangan dan kegiatan penting di lingkungan unit kerja Jaksel.
 
Faktor-faktor Penunjang Keberhasilan Implementasi QW Jakarta Selatan
 
  • Adanya Komitmen yang tinggi dari Pimpinan
  • Adanya tim khusus yang bertanggung jawab terhadap program-program QW
  • Tersedianya Sarana dan Prasara penunjang
  • Sarana dan Prasarana Penunjang
  • Hampir setiap pegawai di Kejari Jaksel menggunakan komputer sebagai alat Bantu   dalam melakukan tugas dan tanggung jawab
  • Server yang berfungsi sebagai Penyimpanan berkas
  • Semua Komputer di Kejari Jaksel terhubung dengan LAN (Local Area Network) baik mempergunakan koneksi Wireless atau Cable LAN (Local Area Network) yang dimiliki di Kejari Jaksel terhubung dengan internet Kejari Jaksel terhubung dengan Kejaksaan Agung, Kejati DKI Jakarta dan Kejaksaan Seluruh Indonesia dengan VPN (Virtual Private Network)
  • Tersedianya Standard Operating Procedure ( SOP ) yang dikembangkan sendiri oleh Pimpinan
  • SOP Pengawalan tahananan pada Kejari Jaksel
  • SOP Penyimpanan dan Pengelolaan Barang Bukti
  • SOP Pengelolaan Web Site www.kejari-jaksel.go.id
  • SOP Simkari
  • Proses Pengumpulan data/berkas untuk Aplikasi Simkari (Aplikasi Pidum dan Pidsus)