Selamat datang di situs resmi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

Evaluasi Kinerja




Reformasi Birokrasi Kejaksaan pada dasarnya merupakan upaya untuk melakukan pembaruan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan birokrasi di lingkungan Kejaksaan. Salah satu tujuan Reformasi Birokrasi Kejaksaan ini adalah untuk mewujudkan organisasi Kejaksaan yang berorientasi pada hasil atau outcome (result oriented government)secara efisien dan efektif, sehingga keberadaan Kejaksaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam rangka mendorong tercapainya reformasi birokrasi Kejaksaan, khususnya dalam mewujudkan result oriented goverment inilah maka dilaksanakan evaluasi kinerja Kejaksaan. Evaluasi kinerja Kejaksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi objektif kinerja Kejaksaan saat ini dalam menerapkan berbagai prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya manusia dan pencapaian hasil-hasil organisasi Kejaksaan.

Berdasarkan Pedoman Umum Evaluasi Kinerja Organisasi Pemerintah yang dikeluarkan oleh Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara, Evaluasi Kinerja Kejaksaan ini dilakukan dengan melakukan penilaian evaluasi dalam 8 aspek meliputi:

  1. Aspek Kepemimpinan;
  2. Aspek Perencanaan Kinerja;
  3. Aspek Organisasi;
  4. Aspek Manajemen SDM;
  5. Aspek  Penganggaran berbasis kinerja;
  6. Aspek Pengukuran, Analisis dan Manajemen Informasi;
  7. Aspek Manajemen Proses; dan
  8. Aspek Pencapaian Hasil.