Selamat datang di situs resmi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

Manajemen Perubahan




Reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan rangkaian upaya secara sistematis dan terencana untuk melakukan pembaruan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek (1) Kelembagaan, (2) Ketatalaksanaan dan (3) Sumber Daya Manusia.

Framework Implementasi Perubahan Institusi

 

  1. Tata Kelola (Governanace)
    Tujuan
    • Memiliki sarana pendukung perubahan yang:
    • Memberikan arahan terhadap perubahan yang dicanangkan
    • Memantau perkembanganyang terjadi sesuai tujuan utama yang ingin dicapai
    • Memiliki kewenangan dalam mengambil keputusan
    • Mengkoordinasikan dan melaksanakanperubahan
       
  2. Perubahan Kemampuan dan Kapasitas
    Tujuan
    • Menentukan stakeholders dan penanggung-jawab
    • Menilai kesiapan akan perubahan
    • Menentukan dan melaksanakan training/coaching
    • Menentukan tahapanpelaksanaan Perubahan
       
  3. Komunikasi
    Tujuan
    • Menyusun rencana dan strategi komunikasi
    • Melaksanakan rencana komunikasi
    • Memastikan jalannya komunikasi secara dua arah
    • Menguji keefektifan komunikasi
       
  4. Visi dan hasil yang diharapkan
    Tujuan
    • Mencapai kesepakatan untuk kondisi masa depan yang diinginkan
    • Menyetujui tujuan dari perubahan
    • Menyetujui untuk merubah kerangka acuan
       
  5. Rencana perubahan
    Tujuan
    • Menyusun manajemenperubahan menjadi rencana yang lebih rinci/detil
    • Menyetujui jadwal yang disusun
    • Menyetujui KPI
    • Menentukan quick wins
    • Penolakan dan rencana pengurangan
    • Resiko
       
  6. Pelaksanaan perubahan
    Tujuan
    • Melaksanakan manajemen perubahan
    • Me-review hasil yang dicapai
       
  7. Memperkuat dan Mempertahankan
    Tujuan
    • Merubah kerangka dan mempertahankan perubahan tersebut